Sebelum mulai
Anda memerlukan akun AI Blueprint yang sudah diverifikasi dan saldo Credit AI yang cukup untuk aksi yang dijalankan. Anda dapat mendaftar dengan email dan password atau melanjutkan dengan Google.1
Jelaskan ide produk
Di Dashboard, jelaskan produk, target user, masalah, dan hasil yang diinginkan. Tambahkan batasan penting seperti platform, wilayah, compliance, integrasi, atau penggunaan offline.Tulis dalam Bahasa Indonesia atau Inggris. AI Blueprint mendeteksi bahasa ide dan memakainya untuk dokumen hasil generasi.
2
Tinjau hasil enrichment
Baca Smart Requirement Summary. Pastikan definisi produk sesuai dengan maksud Anda.Jangan menyetujui asumsi yang kabur atau keliru. Koreksi sebelum konteks dikunci.
3
Jawab critical question
Selesaikan keputusan yang memengaruhi scope, aktor, data, keamanan, atau delivery. Sistem dapat memberikan saran, tetapi keputusan akhir tetap milik Anda.
4
Setujui Idea Review / VPC
Tanda tangani hanya ketika konteks produk sudah akurat. Approval ini otomatis memulai generasi dokumen di background, dan tab boleh ditutup.
5
Tinjau dokumen hasil generasi
Periksa Application Journey, Technical Foundation, Database Schema bila relevan, App Map, dan semua dokumen lainnya. Tidak ada approval struktur global kedua.
6
Setujui setiap dokumen terbaru
Gunakan Blueprint Summary untuk melihat item terbuka, kesehatan project, dan riwayat versi. Buka setiap dokumen yang berlaku dan gunakan Sign Approve pada dokumen tersebut. Summary mencapai 10/10 Disetujui ketika semua dokumen saat ini sudah ditandatangani.
Contoh tersanitasi dari ide sampai tahap review.
Isi ide yang membantu
Sertakan informasi yang membedakan produk Anda dari aplikasi generik:- siapa yang memakai produk dan kebutuhan setiap aktor;
- masalah dan hasil yang dapat diukur;
- journey atau transaksi utama;
- kebutuhan data, pembayaran, file, notifikasi, atau sistem eksternal;
- batasan seperti mobile-only, offline-first, multi-tenant, atau tenggat peluncuran;
- hal yang sengaja tidak masuk rilis pertama.