> ## Documentation Index
> Fetch the complete documentation index at: https://docs.aiblueprint.web.id/llms.txt
> Use this file to discover all available pages before exploring further.

# Project ZIP dan coding agent

> Gunakan bundle Blueprint untuk memulai implementasi dengan coding agent secara aman dan bertahap.

**Project ZIP** adalah paket handoff untuk memulai implementasi. Tombol download tetap terkunci sampai seluruh kartu dokumen saat ini sudah **Ditinjau**—termasuk stub **Tidak Diperlukan**—dan set versi tersebut menerima **Sign Approve Blueprint**.

<Warning>
  Regenerasi, restore, atau versi baru dapat membatalkan approval global dan mengunci Project ZIP kembali. Tinjau set dokumen yang aktif, lalu lakukan **Sign Approve Blueprint** ulang sebelum mengunduh bundle terbaru.
</Warning>

## Isi Project ZIP

Bundle menyertakan:

* PRD Markdown sebagai sumber requirement utama;
* folder `docs/` berisi dokumen Blueprint dalam urutan yang mudah dibaca;
* `README.md` dengan langkah awal khusus project;
* `.env.example` dan `.env.local.example` berisi nama parameter serta placeholder lokal atau sandbox, tanpa secret;
* `AGENTS.md` sebagai kontrak kerja kanonik untuk coding agent;
* `AGENT.md` sebagai pointer kompatibilitas ke `AGENTS.md`, bukan salinan aturan kedua;
* folder `ai-coding-agent-prompts/` berisi lima prompt bernomor;
* folder `templates/` untuk memulai `PLAN.md`, `STATUS.md`, `LOG.md`, koordinasi multi-agent bila diperlukan, dan pola minimum Git-ignore untuk file environment lokal; serta
* `manifest.json` untuk memetakan dokumen, konfigurasi, workflow, dan file yang disertakan.

Nama parameter environment menyesuaikan keputusan teknologi dalam Technical Foundation. Nilai nyata tidak pernah dimasukkan ke ZIP.

## Siapkan repository dengan aman

<Steps>
  <Step title="Ekstrak ke folder terpisah">
    Jangan langsung mengekstrak di atas repository yang sedang digunakan. Buka `README.md` di dalam bundle dan periksa isinya terlebih dahulu.
  </Step>

  <Step title="Merge, jangan menimpa">
    Salin PRD, `docs/`, `ai-coding-agent-prompts/`, `templates/`, dan template environment ke workspace target. Jika repository sudah memiliki README, source, dokumentasi, konfigurasi, atau aturan manusia, pertahankan file tersebut dan rekonsiliasikan tambahan yang relevan.
  </Step>

  <Step title="Pertahankan kontrak manusia">
    Untuk repository baru, Anda dapat memakai `AGENTS.md` dari bundle. Untuk repository existing, minta coding agent membaca kontrak bundle dan menggabungkan aturan yang relevan ke `AGENTS.md` yang sudah ada. Jangan mengganti aturan manusia secara otomatis. Biarkan `AGENT.md` hanya menunjuk ke `AGENTS.md`.
  </Step>

  <Step title="Siapkan environment lokal">
    Rekonsiliasikan nama parameter dari `.env.example`. Buat `.env.local` dari `.env.local.example` hanya jika local run memerlukannya. Jika `.env.local` sudah ada, pertahankan semua nilainya dan tambahkan hanya nama yang belum tersedia.
  </Step>

  <Step title="Periksa Git remote">
    Coding agent akan mencari Git root dan remote dari folder aktif. Berikan URL repository, misalnya GitHub, hanya jika remote belum ada dan operasi jaringan memang diperlukan.
  </Step>
</Steps>

<Warning>
  Jangan menaruh password, token, private key, credential production, atau connection string nyata di chat, file bundle, atau Git. Pastikan `.env`, `.env.local`, dan `.env.*.local` diabaikan. Gunakan secret manager untuk environment production.
</Warning>

## Jalankan lima prompt secara berurutan

### Langkah 1 — foundation dan PLAN

Jalankan `01-analyze-and-create-development-foundation.md` terlebih dahulu. Prompt ini membaca PRD, repository, dan aturan agent; menilai gap serta risiko; lalu membuat atau merekonsiliasi `PLAN.md`, `STATUS.md`, dan `LOG.md` dari template bila diperlukan.

`PLAN.md` menjadi satu-satunya plan development aktif. Jika ada `IMPLEMENTATION_PLAN.md` lama, coding agent memperlakukannya sebagai sumber migrasi dan tidak memperbarui dua plan secara paralel. Langkah 1 harus berhenti setelah foundation dan plan selesai, tanpa memulai prototype atau production coding.

### Langkah 2 — prototype

Setelah Anda meninjau `PLAN.md`, jalankan `02-build-prototype.md`. Prompt ini membangun prototype sesuai batas yang sudah direncanakan, memakai mock, local service, atau sandbox. Prototype membantu memvalidasi alur dan interface; prototype bukan bukti bahwa authorization, pembayaran, persistence, audit, atau keamanan production sudah selesai.

Tinjau hasil prototype sebelum melanjutkan.

### Langkah 3 — satu task production

Jalankan `03-start-or-resume-one-production-task.md` berulang kali. Setiap run hanya mengerjakan satu task production:

* jika `STATUS.md` memiliki task **In Progress**, agent melanjutkannya;
* jika tidak, agent memilih satu task **Ready** paling awal yang seluruh dependensinya sudah selesai;
* agent menjalankan check yang relevan, memperbarui `PLAN.md`, `STATUS.md`, dan `LOG.md`, lalu berhenti sebelum task berikutnya.

Pola satu vertical slice per run membuat progres lebih mudah ditinjau, diuji, dihentikan, dan dilanjutkan.

### Langkah 4 — multi-agent opsional

Gunakan `04-optional-multi-agent-execution.md` hanya jika platform mendukung beberapa agent dan beberapa task **Ready** benar-benar independen. Saat mode ini digunakan, salin `templates/CONSOLIDATION_AGENT.md` menjadi file aktif di root dan tetapkan satu coordinator.

Jangan memakai mode ini untuk task yang saling bergantung atau mengubah shared contract yang sama tanpa ownership dan urutan integrasi yang jelas.

### Langkah 5 — recovery kondisional

Gunakan `05-resume-after-interruption-or-failure.md` hanya ketika agent, terminal, atau perangkat berhenti di tengah task. Prompt ini membaca state yang tersimpan, memeriksa perubahan yang belum selesai, lalu melanjutkan task aktif tanpa mengulang pekerjaan yang sudah selesai.

Langkah 5 bukan langkah rutin setelah setiap task. Untuk pekerjaan normal berikutnya, ulangi Langkah 3.

## Cara menggunakan folder templates

File dalam `templates/` adalah struktur awal, bukan state project yang langsung aktif. Coding agent hanya membuat file root seperti `PLAN.md`, `STATUS.md`, atau `LOG.md` bila belum ada, atau merekonsiliasikan file yang sudah ada tanpa menghapus informasi valid.

`templates/CONSOLIDATION_AGENT.md` tetap tidak aktif untuk workflow single-agent. Aktifkan hanya ketika Langkah 4 benar-benar digunakan.

## Sebelum memberi prompt pertama

Pastikan Anda sudah:

* membuka repository target di coding agent;
* menyimpan PRD dan folder dokumen Blueprint di workspace;
* membaca `README.md` bundle;
* memeriksa bahwa konfigurasi lokal tidak mengandung secret yang akan di-commit; dan
* menyiapkan URL Git hanya jika repository belum mempunyai remote.

<Tip>
  Mulai dengan Langkah 1 meskipun repository sudah berisi code. Prompt tersebut terlebih dahulu memeriksa kondisi repository dan mempertahankan perubahan yang sudah ada sebelum menyusun plan implementasi.
</Tip>
